-->

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik Menggunakan Simple Queues

Manajemen bandwidth sangat diperlukan ketika kita memiliki banyak client dalam sebuah jaringan. Tujuan utamanya adalah agar setiap client mendapatkan jatah bandwidth yang sama sehingga tidak terjadi saling tarik menarik bandwidth antar client.

Istilah management bandwitdh di mikrotik disebut Queue, karena pada dasarnya management bandwith ini merupakan proses pengantrian data yang memanfaatkan memory atau RAM yang ada pada router sebagai penampungannya. Ada dua metode queue di mikrotik, yaitu :

1. Simple Queues
2. Queue Tree 

Cara yang paling sederhana dan mudah untuk limitasi bandwidth mikrotik adalah dengan menggunakan Simple Queues. 

Simple Queues adalah metode yang digunakan untuk melimitasi bandwidth dengan menu dan konfigurasi yang cukup mudah dipahami, dengan parameter target berupa IP Address atau Network Address , lalu kita tinggal menentukan max limit bandwidth untuk upload dan download.

Oke, biar lebih jelas, kita lakukan percobaan limit bandwidth mikrotik per ip address :

1. Masuk ke mikrotik menggunakan aplikasi winbox dengan IP Adress atau MAC Address. Login dengan Login: admin, dan Password yang sudah disetting, atau biarkan kosong jika belum pernah mensetting password di mikrotik.



Cara Limit Bandwidth di Mikrotik Menggunakan Simple Queues

2. Tampilan setelah masuk winbox. Pada menu di sebelah kiri, klik Queues.

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik Menggunakan Simple Queues


3. Setelah mengklik menu Queues, lalu pilih tab Simple Queues di bagian atas. 
4. Kemudian klik tanda "+" warna biru di bawahnya. 

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address


Tampilan setelah mengklik tanda "+". 

5. Klik tab General di bagian atas.
6. Isi Nama Queue, Target IP, dan Max Limit untuk Upload dan Download.

Menu ini digunakan untuk menambahkan parameter untuk limit bandwith. 

Nama : Diisi nama queue yang ingin dibuat. Terserah mau diisi apa, tapi tidak boleh sama dengan nama Queue lain yang sudah dibuat.
Target : Diisi IP Address target atau bisa juga diisi dengan Network Address jaringan.
Max Limit : Diisi berdasarkan maksimal bandwidth yang ingin diberikan untuk IP Address atau Network Address target. Misalnya, 64k, 128k, 256k, 512k, 768k, 1M, 2M, dst. Diisi sesuai kebutuhan. Jika dibiarkan unlimited, maka tidak ada batasan maksimal bandwidth untuk IP Address atau Network Address tersebut.

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address

7. Jika sudah, klik Apply.
8. kemudian klik OK untuk kembali dan melihat daftar Queue.

Maka tampilannya akan seperti ini.

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address

4.a. Atau, kita juga bisa memasukan banyak IP Address sekaligus ke dalam satu rule. Caranya, tinggal klik tanda panah di sebelah kanan kolom target, maka akan menambah kolom baru untuk mengisi ip address target, lalu isikan beberapa IP Address sekaligus.

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address

Jika melakukan limitasi bandwidth dengan cara ini, maka parameter Max Limit yang diinput akan berlaku pada seluruh IP Address yang diinput. 

Limit Bandwidth di Mikrotik

Tampilan setelah klik Apply dan Ok. Terlihat daftar IP Address yang diinput akan sejajar ke samping. 

Limit Bandwidth Mikrotik per IP Address


Demikian cara limitasi bandwidth di mikrotik menggunakan simple queue. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Limit Bandwidth di Mikrotik Menggunakan Simple Queues"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel